Jakarta, (28/12/2024) – Dalam rangkaian perayaan milad Universitas Teknologi Muhammadiyah (UTM) Jakarta, Rektor UTM Jakarta Prof. Dr. Agus Suradika, M.Pd membagikan visi besarnya untuk menciptakan sejarah baru dalam dunia pendidikan tinggi melalui Podcast UTM Talk. Ia memaparkan kisah pengabdian, rencana pengembangan kampus, hingga harapannya bagi generasi muda.
UTM Jakarta memiliki rencana jangka panjang hingga tahun 2028, dengan penambahan sarana yang memadai untuk mendukung lingkungan akademik. “Kami memiliki lahan luas yang menjadi peluang besar. Fokus kami adalah menyiapkan fasilitas modern,” ujar Prof. Agus. Peningkatan jumlah mahasiswa yang konsisten menjadi indikator bahwa UTM Jakarta semakin diminati. Pada tahun 2033, kampus Rorotan ditargetkan memiliki tower modern sebagai simbol kemajuan.
Generasi muda yang hidup di era digital menemukan rumah yang tepat di UTM Jakarta. Universitas ini menghadirkan program berbasis teknologi dan digitalisasi yang disiapkan untuk menjawab tantangan zaman. Namun, Rektor menekankan pentingnya fondasi etika. “Di tengah kemajuan teknologi, mahasiswa juga harus punya tanggung jawab etis terhadap kebenaran,” paparnya.

UTM Jakarta terus mengembangkan program studi yang mendukung riset dan inovasi berbasis teknologi. “Kami mempersiapkan mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi dengan bijak sekaligus menjaga etika profesional,” tutur Prof. Agus.
Visi besar UTM Jakarta tercermin dalam slogannya. Dengan semangat Islamic, universitas ini menanamkan nilai-nilai Islami yang kuat. Dalam Technopreneur, UTM Jakarta mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi wirausaha berbasis teknologi. Sebagai University, kampus ini menjadi rumah bagi pembelajaran, riset, dan inovasi.
Prof. Agus berharap mahasiswa UTM Jakarta mampu meneladani tokoh-tokoh besar dan menjadi generasi pemimpin masa depan. “Kami ingin mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki jiwa pemimpin yang berintegritas,” tegasnya.
Kesuksesan UTM Jakarta tidak hanya bergantung pada mahasiswanya, tetapi juga pada dedikasi para dosennya. “Dosen harus terus berkarya, menulis, meneliti, dan menghasilkan publikasi yang berkualitas. Kami juga ingin mahasiswa belajar dalam lingkungan yang nyaman dan menyenangkan,” imbuh Prof. Agus.
Dengan modal besar berupa nama Muhammadiyah dan teknologi, UTM Jakarta optimis melangkah menuju masa depan. “Kami percaya, semangat kebersamaan mahasiswa dan dosen akan membawa UTM ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Prof. Agus.
Podcast ini mengajak para pendengar untuk melihat bagaimana UTM Jakarta bergerak maju mencetak sejarah, menjadi rumah bagi inovasi teknologi, dan membangun generasi muda dengan fondasi nilai Islami yang kuat.




