Mahasiswa dan Dosen Prodi Sosial Ekonomi Perikanan UTM Jakarta Hadir Nyata dalam Pengabdian Kepada Masyarakat

Jakarta, 11 Desember 2025 – Mahasiswa dan Dosen Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta) mengadakan acara Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen dan Mahasiswa Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan Fakultas Sains dan Teknologi pada hari Kamis, 11 November 2025 di Aula Karang Taruna Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa program studi sosial ekonomi perikanan, dosen program studi sosial ekonomi perikanan, dan anggota Karang Taruna Cilincing, Jakarta Utara. Dalam acara ini, mahasiswa program studi sosial ekonomi perikanan menyampaikan 3 materi, yaitu Program rehabilitasi hutan mangrove di Cilincing, pemasaran digital untuk menaikan penjualan ikan di Jakarta Utara dan pelatihan budidaya lele dengan sistem bioflok.

Program rehabilitasi hutan mangrove di Cilincing bertujuan menjaga ekosistem pesisir agar tetap berkelanjutan di masa mendatang. Kegiatan ini dirancang dengan berbagai tahap, mulai dari jangka pendek, menengah, sampai jangka panjang. Pada tahap awal, fokusnya adalah meningkatkan pertumbuhan bibit mangrove dan menumbuhkan kesadaran masyarakat. Di tahap menengah, program diharapkan bisa memulihkan ekosistem dan mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi. Sementara itu, pada tahap jangka panjang, hutan mangrove diharapkan bisa berperan secara baik dari segi ekologis maupun ekonomi.

Selain fokus pada lingkungan, kegiatan pemberdayaan ekonomi juga dilakukan dengan memberikan pelatihan budidaya ikan lele menggunakan sistem bioflok. Sistem ini bekerja dengan memakai bakteri heterotrof untuk memproses limbah budidaya menjadi flok yang kaya nutrisi, sehingga bisa digunakan sebagai pakan alami bagi ikan. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan berbagai tahap mulai dari persiapan kolam, penebaran benih, perawatan harian, teknik memanen, hingga analisis usaha, sehingga budidaya ikan lele bisa dilakukan dengan efisien dan berkelanjutan.

Di bidang pemasaran, para nelayan di sekitar Jakarta juga mendapat pelatihan tentang digital marketing untuk meningkatkan harga jual hasil tangkapan mereka. Program ini bertujuan menyelesaikan masalah harga jual yang terlalu rendah, kesulitan menjual ketika stok banyak, serta kurangnya promosi. Nelayan diberi kemampuan untuk memasarkan produk ikan segar, beku, dan hasil olahan melalui media sosial serta marketplace online, seperti TikTok Shop, Instagram, dan platform e-commerce lainnya.

Acara ini disambut antusias oleh anggota Karang Taruna Cilincing, Jakarta Utara yang memberikan banyak pertanyaan mengenai materi yang disampaikan oleh mahasiswa program studi sosial ekonomi perikanan. Dengan adanya kegiatan ini, UTM Jakarta berharap dapat meningkatkan insight dan pengetahuan baru untuk anggota Karang Taruna Cilincing, Jakarta Utara, baik itu rehabilitasi hutan mangrove di Cilincing, pemasaran digital untuk menaikan penjualan ikan di Jakarta Utara dan pelatihan budidaya lele dengan sistem bioflok. Setelah diadakannya kegiatan ini UTM Jakarta berharap anggota Karang Taruna Cilincing, Jakarta Utara dapat menerapkan materi yang sudah disampaikan oleh mahasiswa program studi sosial ekonomi perikanan.

Share it :